IQRA, MENELADANI RASULULLAH MELALUI SEMANGAT BELAJAR

Waru, Senin (24/8) – SMP BUANA Waru kembali melaksanakan apel pagi rutin yang berlangsung pukul 06.30–07.00 WIB. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan karakter, kedisiplinan, serta penanaman nilai-nilai religius sebelum peserta didik memulai kegiatan pembelajaran.

Apel pagi kali ini dipimpin oleh Ibu Faizah Lu’aili, S.Si. dengan tema “Iqra: Meneladani Rasulullah Lewat Semangat Belajar.” Dalam amanatnya, beliau mengajak peserta didik untuk mengambil keteladanan dari Nabi Muhammad SAW, khususnya dalam semangat menuntut ilmu.

Mengawali amanat, beliau mengingatkan bahwa Selasa, 25 Agustus 2026 bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah, yang diperingati sebagai momentum kelahiran Nabi Muhammad SAW. Beliau kemudian mengajak peserta didik mengingat wahyu pertama yang diterima Rasulullah SAW, yaitu perintah “Iqra” yang berarti bacalah.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa belajar merupakan bagian penting dalam kehidupan. Ketika peserta didik mendengarkan penjelasan guru, membaca buku di perpustakaan, maupun berusaha memahami pelajaran yang sulit, mereka sedang menumbuhkan semangat belajar dan meneladani Rasulullah SAW.

Beliau juga berpesan agar belajar di SMP Buana Waru tidak sekadar dipandang sebagai rutinitas untuk memperoleh nilai, tetapi sebagai bekal untuk membentuk pribadi yang unggul dan berakhlak mulia. Masa SMP yang singkat hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan terus mencari ilmu dan mengembangkan potensi diri.

“Niatkan setiap langkah ke sekolah bukan hanya untuk mencari nilai di atas kertas, tetapi sebagai ikhtiar terbaik untuk masa depan dan sebagai wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW,” pesan beliau.

Petugas apel pada pagi hari ini adalah peserta didik kelas VII.1 yang melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Seluruh peserta didik kelas VII, VIII, dan IX mengikuti rangkaian apel dengan tertib, rapi, dan khidmat hingga kegiatan selesai.

Melalui apel pagi ini, diharapkan peserta didik semakin memahami pentingnya membaca, belajar, dan terus mengembangkan diri sebagai bagian dari upaya menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *